MUFRODHAH & ALIAH

Aksi kejahatan di dalam taksi sering sekali terdengar , korbannya bisa supirnya atau bahkan penumpangnya. Di kota besar seperti jakarta , berita seperti itu sudah tak aneh lagi bagi warganya.
Namun mufrodhah tak akan pernah menyangka bahwa kejadian itu akan menimpanya bersama pula adik perempuannya aliah.
Malam itu kedua gadis alim alim itu keluar dari stasiun gambir. Baru saja kemarin aliah mendapatkan kabar jika ia lolos penyaringan salah satu kader partai islam . aliah memang aktif dalam berorganisasi walau pun ia selalu berpakian tertutup (berjubah, berjilbab gede), tentu saja kesempatam ini tidak dia sia-siakan, karena itu bersama mufrodhah kakaknya ia segera ke Jakarta untuk menghadiri acara pengangkatannya..
malam itu jakarta agak sepi karena sedari sore tadi hujan turun agak deras , meski saat itu sudah mulai mereda , hanya tinggal rintik rintik.

MUFRODHAH

Taksi yg mufrodhah dan aliah tumpangi berhenti di sebuah lampu merah saat tiba tiba pintu belakang taksi terbuka dan masuk dua orang yang langsung mengapit kedua gadis alim itu di tengah tengah. seorang diantaranya menodongkan pistol ke kepala mufrodhah. taksi kemudian tetap melaju dengan tenang seolah tak ada apa apa.
“diam kalian…jangan berulah……kita cuma butuh sedikit sumbangan..hehehehe…” ancamnya.
kedua gadis alim itu sangat ketakutan terutama aliah , ia memeluk erat lengan kakaknya sambil menangis.
“tenang.jangan takut….kita kasih aja yg mereka mau….” kata mufrodhah berusaha menenangkan.
“siapa nama kalian…?” tanya si hitam
“sa..saya…mufrodhah…dia adik saya aliah….”
“aliah….hmm ….berapa umur kamu…?”
“tujuh..belas….” jawab aliah dengan nada ketakutan.
“tujuh belas ya…..? wahhh..tapi toked kamu udah gede gitu …hahahaha…” kata si hitam sambil mencolek buah dada aliah, membuat gadis alim itu semakin ketakutan.
“toolong…jangan sakiti kami……ambil aja semua uang sama barang barang kami…..” kata mufrodhah berusaha mencegah terjadi hal yang lebih buruk.
“hehehe…santai aja nona nona…sekarang kita mampir dulu ke ATM ya..? hehehehe….”
taksi itu kemudian menuju ke sebuah jajaran ATM yang tidak terlalu ramai.

MUFRODHAH

“Lepaskan kami…..kalian kan udah ambil semuanya…” kata mufrodhah setelah salah seorang penjahat itu kembali dari ATM dan menguras uang didalamnya sebanyak mungkin.
“hahaha..ga bisa……emang kami bego……tar kalian bisa langsung lapor polisi…..nanti juga kalian dilepas, tenang aja…. “
Taksi itu kemudian berputar putar sejenak kemudian masuk ke daerah yang cukup sepi , hanya beberapa rumah yg terlihat terang tanda ada penghuninya.
Mereka kemudian masuk ke sebuah rumah yang agak terpisah dengan yg lain , lampu di dalamnya menyala tak terlalu terang.
Mufrodhah dan aliah digiring masuk ke dalam , ternyata di dalam sudah ada dua orang yg sedang asyik bermain kartu , wajah mereka terlihat menyeramkan .
“yoo..bro…kita bakal pesta besar nih…gue bawa oleh oleh…..” kata supir taksi itu.
Dua orang yang sedang bermain kartu itu adalah preman dan penjahat yg sudah malang melintang di dunia hitam , meraka adalah bejo dan codet. Hampir semua kejahatan pernah mereka lakukan, mulai dari copet , nodong sampai pemerkosaan dan pembunuhan , sudah jadi maianan mereka.
Supir taksi itu namanya jojon ..termasuk komplotan mereka juga. dulunya jojon memang supir taksi, namun dipecat karena sering menggelapkan uang setoran dan pernah melakukan pelecehan seksual pada seorang penumpangnya, karena dendam ia nekad mencuri taksi di tempat ia bekerja , sedikit dipoles dan kini digunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan.

MUFRODHAH

 Sisanya yg menodongkan pistol pada mufrodhah adalah prapto , dan kawannya dono, tak banyak yg tahu catatan kejahatannya namun bisa dipastikan mereka juga sama jahatnya dengan yg lain.
“weleh..wlweh….siapa gadis-gadis alim ini….?” Tanya codet
“yg kecilan namanya aliah yg satu lagi mufrodhah….mereka baik loo..nih ada duit dari mereka..hahahaha..”
“hmmm …..tau aja loo bro…emang kita udah suntuk nih…kita lagi butuh hiburan….” kata codet.
mendengar kata hiburan, sebersit ketakutan melintas di benak mufrodhah.,
“hi..hi..buran..ap..apa…maksud kalian…..?” suara mufrodhah bergetar karena takut.
“hahahaha….jangan pura pura bego deh..hiburan ya hiburan….di ranjang…hahahaha….”
mendengar itu , aliah langsung menjerit dan menangis histeris sambil memeluk mufrodhah.
“tolong..saya mohon..jangan perkosa dia….dia masih kecil….tolong…”mufrodhah memohon sambil berusaha menenangkan adiknya.
“masih kecil…..17 tahu sih udah dewasa dong neng..ya ga bro…?” kata si codet dan disambut dengan derai tawa teman temannya.
“tolong….saya akan lakukan apa saja..asal jangan dia…tolong……”mufrodhah memohon.
“wah bener nih..?” tanya bejo
“betul…apa saja…asal jangan sentuh dia..kasihan…” jawab mufrodhah.
“bagus….ok..kalau begitu. itu mau kamu kan. …..sekarang kamu buka semua jubah kamu…..”
“disini..?” mufrodhah ragu , “kenapa ga di kamar..”

ALIAH

“disini..sekarang…..atau adik kamu kami perkosa beramai ramai…..cepat…” Bejo tak sabar.
setelah berusaha menenangkan aliah . kemudian mufrodhah maju ke tengah ruangan, dan mulai melepas satu persatu jubahnya, ia berusaha untuk tidak menangis atau meneteskan air mata, namun wajahnya memerah karena dipermalukan seperti ini.
“WEEIIHH…..gila men…..bodynya yahud banget……fitness loe ya…?” kata bejo
mufrodhah hanya menangguk pelan , dan berhenti melepaskan jubah luarnya , kini ia hanya mengenakan jilbab dan pakain dalam saja, dibawah tatapan mata para penjahat penuh nafsu.
“ayo teruskan…kok berhenti…..?” tanya bejo
“cukup….sampai sini saja….” kata mufrodhah
“Terserah deh…” kata bejo lalu memberi isyarat pada kawannya.
jojon dan prapto kemudian mendekati aliah dan langsung berusaha merobek jubah bagian atas aliah, membuat gadis alim ini berteriak teriak histeris.
“Jangan…..ga mau…..jangan……..jangaannn…”
“tolong…jangan sakiti dia…tolong….” mufrodhah memohon.
namun kini jojon dan prapto sudah berhasil merobek jubah atas aliah, dan keduanya langsung meremas dan mengulum buah dada gadis alim remaja itu, smentara teriakan aliah terdengar kian keras dan histeris.
“tidaaaaakk…jaaaangaannnn….cici..tolooooong…….awaaaawwwww……”
“baik..baik…..lepaskan dia…saya menurut…saya ….” mufrodhah memohon
bejo memrintahkan kedua temannya berhenti, namun demikian keduanya masih memegang kedua tangan aliah yg kini bertelanjang dada, buah dadanya yang sedikit tertutup jilbabnya terlihat kemerahan dan agak basah.
mufrodhah kini mulai melepaskan bra dan celana dalamnya, tubuhnya begitu terlihat indah tanpa busana hanya tinggal jilbab di kepala, buah dadanya menonjol lepas siap untuk diremas remas , vaginanya dengan bulu rambut yg tak terlalu banyak begitu menggoda , belum lagi kulitnya yg halus putih dan lembut.
“nah..gitu kan bagus…..punya body ok kok ditutup tutup…hehehehe…”
mufrodhah kemudian disuruh untuk berjalan bak seorang pragawati di catwalk, tanpa busana hanya jilbab yang tersisa.

ALIAH

demi adiknya , ia berusaha menahan malu dilecehkan sperti ini , namun ia tak punya pilihan lain meskipun otaknya terus berjalan mencari jalan untuk meloloskan diri.
bejo tiba tiba maju ke tengah dan memerintah mufrodhah ,
“nah..nona cantik ..sekarang kamu berlutut…..abang punya permen loli buat kamu ..hehehehe……”
mufrodhah berlutut , dan bejo membuka celananya , mengeluarkan penisnya yg siap beraksi menerobos vagina gadis alim dihadapannya.
bejo kemudian menggesek gesekan penisnya di wajah cantik mufrodhah , menggosok gosok di bibirnya , samapi akhirnya membenamkannya di mulut gadis alim malang itu.
“isep yang enak…..jilatin juga pake lidah kamu…..”
dengan canggung mufrodhah berusaha mengemut dan menjilat penis itu, selain ukurannya , baunya dan rasa asinnya cukup membuat mufrodhah mual , namun ia terpakasa melakukannya, daripada adiknya yg harus mengalami semua ini , karena ia tahu aliah adiknya masih virgin.
kali ini mufrodhah tak bisa menahan air matanya jatuh.
“ADUH..cape gue berdiri..kita ke sofa sayang…” kata bejo sambil membawa mufrodhah ke sofa.
bejo duduk di sofa , sementara mufrodhah kembali berlutut diantara kaki bejo , dan mengulumnya kembali.
mufrodhah sempat kelabakan saat bejo menahan kepala gadis alim itu dan menghujamkan penisnya jauh semakin ke dalam . mufrodhah tersedak dan hampir kehabisan nafas , saat mufrodhah hampir kepayahan , bejo baru melepaskannya diringi tawa puas.
bejo kemudian menyuruh mufrodhah menjlati buah zakarnya dan penisnya perlahan ke atas dan ke bawah seperti menjilati es krim , lalu kemudian mengulumnya kembali.
waktu terasa lambat berjalan bagi mufrodhah sampai akhirnya , penis bejo menyemburkan seluruh isinya masuk langsung ke perut gadis alim itu.
setelah mufrodhah selesai menjalankan tugasnya , tiba tiba dono datang dan langsung mengikatnya erat , sehingga ia tak bisa bergerak.
“apa apaan ini…kenapa saya diikat seperti ini…lepaskan….” Protes mufrodhah.
“hehehehe….sudah diam…hehehe…..prapto , jojon , ayo teruskan yg tadi, gue pengen lihat body abg sekarang kaya apa..?”
“apa…!!!kalian sudah berjanji……jangan sentuh dia…” mufrodhah merasa marah dan tertipu.
“YAHHH…gimana ya….kita emang pembohong kok….hahahahaha…” Jawab bejo.
prapto dan jojon sgera merobek seluruh jubah yang terisisa di tubuh aliah, gadis alim ini hanya kembali menjerit jerit histeris dan menangis.
tubuh telanjang aliah yang masih remaja ternyata menarik perhatian seluruh lelaki disana, ia kemudian dibawa ke tengah ruangan, dan seluruh tubuhnya tak ada yg luput dari jamahan tangan tangan kotor itu.
‘bangsaat kalian…..!!!!lepaskan dia…lep…..”
mufrodhah tak dapat meneruskan kata katanya ketika dono dan codet menariknya masuk ke sebuah kamar , disana ia dikerjai habis habisan oleh kedua penjahat itu.
sementara itu prapto, jojon dan bejo masih asyik menjamahi tubuh aliah yg masih remaja.
“tiidaaaakk……..ga mauuuuu….ga mauuuuuuu………..” aliah berusaha berontak, namun tentu saja ia tak punya daya apapun melawan tiga laki laki itu.


Jojon menghisap dengan nafsu buah dada kiri aliah, sementara bagian kana menjadi milik prapto.
di bawah bejo asyik menjilati vagina perawan itu.
“hehehehe…jarang..jarang nih dapet perawan..hahahaha…..” bejo tertawa senang.
“aampuun…jang..an….aahhhww…..jangan………” aliah menangis
“aaalllaaa……sok juah mahal….nanti juga ketagihan…..ya gak….?” KATA prapto
“iya nih…..sok banget…” timpal yg lain
“aampuunn…jangan diperkosa……jangan…saya belum pernah…sa..saya….”
“boleh…..kamu ga diperawanin…tapi sebagai gantinya kita masuk lewat lubang yg lain…hehehe..”
“ap..apa…maksdunya…..?” tanya aliah katakutan.
“ya..pantat kamu..sama mulut kamu…ya ga….?”
“baik…baik….asal jangan ambil keperawanan saya……” kata aliah pasrah.
Prapto segera memposisikan aliah , penisnya memukul mukul pantat indah aliah, dan tanpa ragu sedikitpun menembus masuk ke dalam pantat adis itu.
“aaaaaaaaaaahhhhhhhh..sakiiittttt……..” aliah menangis menahan sakit saat penis itu masuk menembusnya.
dan jeritan semakin keras dan menyedihkan setiap prapto mendorong penisnya semakin dalam.
‘awww…aaahhhh…udahhhh…udaahhhhh…aahhhhh………”
“aaaahhhhhh…uuhhh…sa/…..kiiittt…aahhhh………..”
Siksaan itu berjalan cukup lama bagi aliah sampai akhirnya ia merasakan ada cairan hangat membasahi pantatnya.
aliah menangis keras saat prapto telah mencabut penisnya , ia tergolek lemah tak berdaya.
Namun belum sempat ia merasa lega , prapto dan jojon tiba tiba memegang kedua tangannya, smentara bejo tengah bersiap dengan penisnya diantara kaki aliah.
“oohh..tidakk…jangan….penjahat…penipu……jangan….jaaaaaaaaahhhhhhh
hhhhh…….”
Tanpa banyak bicara penis bejo menembus vagina aliah yg masih perawan.
aliah kembali menjerit histeris dan meronta ronta saat, penis itu mengaacak acak keperawannannya.
“aaaaaaaaaaaaa…..tidaaaaaaaaaaaakkk……….aaaawwwwwww……….”
Tangisan gadis alim itu tentu menjadi stimulus para pemerkosanya , bejo malah semakin kencang menggenjot aliah.
sementara, vaginanya di acak acak , biuah dadanya tak lepas dari remasan remasan nakal bejo, putingnya dicubiti dan ditari tarik.
Bejo menggeram keras ketika pada akhirnya ia sampai di puncak kenikmatan , cairan putih bercampur merah meleleh keluar dari vagina aliah.
Wajah cantiknya basah oleh keringat dan airmata, sleuruh tubuhnya terasa sakit lemas seolah tak bisa digerakkan, ia mnegguman gumam tak jelas.
Malam masih panjang…………penderitaan kedua gadis alim itu masih akan terus berlanjut..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s