RAHMY

Bagiku meniduri gadis atau perempuan yang sudah menikah aadalah hal yang sudah biasa. Maklum ketampanan dan pesona wajahku sering berhasil membuat banyak wanita tidak berdaya saat kuajak bermain di ranjang. Bahkan, saat mereka terpaksa kuperkosa lebih dahulu, selalu berakhir dengan dengan kepuasaan dan kebahagiaan seksual bagi perempuan-perempuan korbanku.Kekayaan orangtuaku membuat semua nya menjadi mungkin. Entah berapa wanita yang sudah merasakan kehebatan penis saktiku.

payudara besar akhwat (1)

Hanya saja suatu peristiwa telah merubah arah kehidupan seks ku, yaitu saat secara tidak sengaja aku tertariik dengan mahasiswi yang tinggal di dekat rumahku. Gadis itu bernama Rahmy. Apa yang membuat dia sangat istimewa adalah jilbab yang dikenakannya. Pakaian yang menutup sebagian besar badan dik Rahmy tersebut telah membuatku sangat terangsang untuk menikmati kemontokan yang tersumbunyi dibalik jilbab dan jubah lebar itu. Berdesir rasanya saat gadis cantik itu secara tak sengaja menatapku bila aku melewati depan rumahnya.

Hari itu kuputuskan untuk mencari cara agar aku dapat menikmati tubuh gadis itu secara leluasa. Barangkali hal ini adalah pengalaman baru bagiku, bagaimana tidak, biasanya aku hanya ngentotin cewk-cewek yang tidak tertutup jilbab, namun kali ini aku meningkatkan target sasaranku : gadis muda berjilbab.

Akhirnya kesempatanpun tiba. Tepat saat ulang tahun perkawinan ortuku yang di Jakarta, mereka menyuruhku untuk memberikan makanan ke tetangga rumahku. Oh ya, rumah aku tinggal sendiri, hanya ditemani 2 orang pembantu suamu-istri yang sudah kusuap sehingga mereka malah selalu mendukung aktifitas seksualku. Aku putuskan untuk membuat gulai kambing. Kedua pembantuku kusuruh untuk membagikan ke tetangga, namun khusus untuk keluarga Bu Rina, aku yang mengantarnya sendiri, dengan harapan agar bisa berkenalan dengan Rahmy, anak bungsu janda Rina.

Sengaja aku pilih sore hari saat, bu Rina dan anak sulungnya sedang berbenah membuka warung di pasar, sehingga praktis tinggal Rahmy saja yang ada di rumah sederhana itu. Sesaat setelah kuserahkan rantang berisi gulai kambing itu, tidak lupa aku menjulurkan tanganku untuk berkenalan. Gadis itu memerah wajahnya, sehingga makin menambah kecantikannya. Tanpa disuruh kontol langsung berdiri, terlebih saat membayangkan lekuk tubuh mahasiswi semester 3 itu.Namun tetap menyambut uluran tanganku dengan malu-malu. “ Setyo..”, tukasku.”Rahmy,..” dia menjawab.

payudara besar akhwat (2)

Segera kubilang bahwa karena tergesa-gesa aku tidak bisa menunggu dik Rahmy menuangkan 4 buah rantang gulai kambing itu, sehingga kuminta ia sudi mengembalikan langsung ke rumahku, dan setelah menucapkan terimakasih, bibir mungil indah itu mengiyakan. Jebakanku berhasil….

Tepat setengah jam kemudian dik Rahmy muncul di rumahku sambil membawa rantang kosong milikku. Pembantuku wanita yang menemuinya, sesuai rencanaku, mbok Tuyem menahan dik Rahmy dengan negatakan bahwa ada makanan yang tadi kelupaan diberikan, sehingga meminta dik Rahmy untuk menunggu.

Dik Rahmy tampak menikmati taman halaman depan rumahku. Dengan refleks dia menyambar air putih yang sudah disediakan mbok Tuyem. Sesaat setelah itu kulihat dia melemas dan terduduk tak sadarkan diri di kursiteras, air putih itu memang mengandung obat bius. Segera saja pak Kromo kusuruh membawa dik Rahmy untuk direbahkan di ranjang besar di dalam ruangan istemewaku. Ruangan kamar yang kulengkapi beberapa kamera video, yang tersembunyi, khusus untuk merekam upayaku dalam ngentotin wanita-wanita korbanky, dan hari ini dik Rahmy yang berjilbab mendapat gilirannya…..

Dik Rahmy masih terlihat pulas dalam pengaruh obat tidur yang kucampurkan dalam minuman untuknya.Kedua mata di wajah cantiknya yang terbalut jilbab lebar putih masih terutup dengan rapat,walaupun wanita berjilbab ini sempat merintih dan mengerang saat kurangsang sepasang payudara di dadanya.Berulang kali akumenelan ludah sementara penisku sudah mengeras oleh desakan birahi melihat keadaan Dik Rahmy saat ini.Gadis muda tetanggaku yang selama ini tak pernah kulihat kecuali wajah cantiknya dan telapak tangannya, saat ini setengah telanjang tergeletak di depanku.Jilbab putih lebar yang beberapa menit lalu masih rapi menyembunyikan kemontokan dadanya,saat ini tersingkap ke atas dengan jubah yang terbuka pada bagian dadanya dan BH yang tersingkap,sehingga sepasang buah dada wanita berjilbab beranak dua yang selama ini tersembunyi,terpampang menggiurkan tanpa penutup, membuat birahiku kian menggelagak.

payudara besar akhwat (3)

Mataku liar penuh nafsu ketika melihat jubah yang dikenakan Dik Rahmy telah tersingkap ke atas hingga ke perut.Sepasang kaki indah dari wanita bertinggi 165 cm yang selama ini selalu tertutup.Aku teringat saat sepulang kuliah kemarin,bertemu Dik Rahmy yang tengah menyapu halaman rumahnya .Saat itu akumenelan ludah melihat cetakan celana dalam di pinggul Dik Rahmy yang memakaijubah panjang saat dia menyapu sambil membungkuk. Rasanya aku ingin menyingkap jubah yang dikenakan wanita cantik berjilbab tetanggaku ini dan melihat keindahan dibaliknya.Aku seakan tak percaya,keinginan kemarin sore itu terwujud siang ini setelah aku menyingkap jubah yang dikenakannya hingga ke perut wanita ini.Sepasang kaki yang indah itu kini terpampang di depan mataku,bahkan selangkangan gadis muda berjilbab yang masih tertutup celana dalam juga terpampang menggiurkan membuat mataku tak berkedip melihat gundukan di tengah selangkangannya.

Dengan birahi yang menggelegak,aku bergeser mendekati kaki Dik Rahmy yang terbuka.Aku melihat sepasang betis yang indah itu masih terbungkus kaus kaki warna krem yang cukup panjang hampir menutupi betisnya.Kemudian tanganku terulur melepas sepasang kaus kaki warna krem itu dari kaki Dik Rahmy.Aku kembali menelan ludah ……melihat kemulusan betis Dik Rahmy yang kini telanjang didepanku.Aku tersenyum teringat beberapa menit lalu ketika Dik Rahmy gugup terlihat separuh betisnya olehku waktu jubahnya tersingkap,namun setelah wanita berjilbab ini pulas dalam pengaruh obat tidurku,aku bukan hanya mampu melihat betisnya namun juga menjamahnya.

payudara besar akhwat (4)

Telapak kaki Dik Rahmy terlihat putih kemerahan,ketika tanganku meraihnya.Beberapa saat aku mengelusnya sebelum kemudian bibirku mulai menciumi telapak kaki yang bersih dan halus itu.Nafasku memburu kian cepat ketika dengan bernafsu aku menciumi dan menjilati telapak kaki wanita ini.Telapak kaki wanita berjilbab yang telanjang itupun terlihat berkilat oleh bekas jilatanku yang liar.Kemudian dengan penuh birahi,bibirku menyusuri kaki Dik Rahmy semakin ke atas.Betis putih mulus yang indah dan ditumbuhi rambut-rambut halus itu terasa hangat di bibirku dan lidahku yang menjilatinya.Libidoku kian menggelegak saatmenciumi dan menjilati betis indah Dik Rahmy yang tak pernah kulihat sebelumnya ini.Nafasku terengah-engah oleh desakan birahiku yang kian liar. Saat bibir dan lidahku menciumi dan menjilati kemulusan betis Dik Rahmy,tanganku menyusuri kaki wanita berjilbab ini kian ke atas.Tanganku mengelus-elus paha mulus Dik Rahmy yang telanjang ini.Begitu halus, lembut dan hangat kulit Mbak Aan aku rasakan. Ketika menyentuh paha yang ditumbuhi bulu-bulu halus, aku merasakan kehangatan yang makin terasa mengalir ke telapak tangannya.

Kemaluanku menjadi kian menegang keras dan membuat celanaku terasa sesak dan ketat. Jantungku makin berdegup kencang ketika aku meneruskan belaian tanganku makin jauh ke arah pangkal kaki yang mulus. Kulit tanganku merasakan hawa yang makin hangat dan lembab ketika tanganku makin jauh menggerayangi pangkal kaki Dik Rahmy yang bak belalang itu. Gerakan tanganku terhenti ketika aku merasa telah gundukan daging yang begitu lunak dan hangat,namun terasa masih terbungkus kain celana dalam. Beberapa saat aku meraba-raba gundukan daging lunak hangat itu mengelus-elusnya,yang ternyata kembali membuat Dik Rahmy merintih dan mengerang oleh rabaanku di selangkangannya.Bahkan semakin lama aku semakin gemas,sehingga kemaluan montok wanita berjilbab yang masih terbungkus celana dalam itu bukan hanya aku elus-elus,namun tanganku lantas meremas-remasnya penuh nafsu.

payudara besar akhwat (5)

Aku sempat melirik wajah Dik Rahmy yang masih terbalut jilbabnya,ketika wanitacantik ini merintih bahkan tubuhnya menggeliat.Aku hanya menyeringai ketika aku melihat wanita berjilbab ini tidak menunjukkan tanda-tanda sadar dari pengaruh obat tidurku.Akupun kembali menciumi dan menjilati kaki telanjang gadis muda berjilbab yang tak pernah kulihat sebelumnya.Tanganku masih meremas-remas kemaluan montok di selangkangan Dik Rahmy ketika aku menciumi dan menjilati epasang paha mulusnya.Sepasang paha putih Dik Rahmy yang mulus itu terasahangat di bibir dan lidahku membuatku semakin terangsang oleh birahi.Paha yang bulat indah dan ditumbuhi bulu-bulu halus itupun terlihat mengkilat oleh jilatan lidahku dan ciuman bibirku.Aku melihat Dik Rahmy masih merintih-rintih dan tubuhnya menggeliat-geliat,bahkan kian lama rintihan wanita berjilbab itu kian terdengar jalang membuatku kian bernafsu.Akhirnya ciuman dan jilatanku terhenti ketika aku telah merasakan lembab dan hangatnya pangkal paha Dik Rahmy.

Aku menghentikan remasanku pada gundukan kemaluan Dik Rahmy yang masih tertutup celana dalam krem.Celana dalam yang dipakai gadis muda ini terlihat kusut karenaremasan jari-jariku yang liar dan bernafsu.Dengan birahi yang menggelagak tanganku kini menarik celana dalam krem yang menutupi bagian tubuh Dik Rahmy yang paling pribadi.Sesaat kemudian bagian tubuh wanita berjilbab yang paling tersembunyi inipun terpampang tanpa penutup di depanku.Tubuhku sesaat mengigil oleh birahi melihat kemaluan Dik Rahmy di depanku ini.Terbayang di benakku, keinginanku selama ini untuk menyingkap jubah Dik Rahmy dan melihat keindahan di baliknya, ketika cetakan celana dalam pada jubahnya terlihat pada waktu wanita berjilbab ini menyapu halaman dengan membungkukkan badan.Aku tak mengira bahwa keinginanku akan terwujud sore ini tanpa kesulitan sedikitpun.

payudara besar akhwat (6)

Mataku lekat menatap kemaluan Dik Rahmy yang ditumbuhi rambut cukup lebat namun terlihat rapi,lantas dengan libido semakin menggelagak,bibirku segera menciumi kemaluan wanita berjilbab yang ditumbuhi rambut cukup lebat itu.Nafasku terengah-engah diantara kedua paha mulus Dik Rahmy.Bibirku dengan bernafsu menciumi permukaan kemaluan gadis muda ini dengan liar.Dik Rahmy makin jalang merintih dan mengerang,tubuhnya menggeliat menahan rangsangan birahi di bagiantubuhnya yang paling rahasia itu.Lidahkupun bergantian menjilati permukaan kemaluan wanita berjilbab ini sehingga rambut kemaluan Dik Rahmy terlihat basah.Sambil membelai-belai rambut yang mengitari kemaluan Dik Rahmy, Akumenghirup-hirup aroma harum khas kemaluan yang menyengat dari kemaluan wanita berjilbab. Aku pun meneruskan dengan jilatan ke seluruh sudut selangkangan Mbak Aan. Sehingga kini kemaluan wanita berjilbab di depanku basah oleh air liurku. Tangankupun membuka bibir kemaluan Dik Rahmy lantas aku julurkan lidahku ke arah klitoris dan menggelitik bagian itu dengan ujung lidahku. Dik Rahmy yang masih belum tersadar dari pengaruh obat tidurku makin jalang merintih dan tubuhnya makin kerap menggelinjang,ketika bagian kewanitaan yang paling sensitif ini aku jilati. Aku merasakan ada pijitan-pijitan lembut dari lubang vagina Dik Rahmy yang membuat lidahku seperti dijepit-jepit. Makin lama lubang itu makin basah oleh cairan bening yang agak lengket yang terasa asin di lidahku. Dik Rahmy kini makin keras mengerang dan terengah-engah dalam tidurnya. Rupanya ia merasakan kenikmatan dalam mimpi, ketika kemaluannya aku ciumi dan aku jilati. Pinggulnya mulai menggelinjang dan kakinya ikut menggeliat.

payudara besar akhwat (7)

Melihat tingkah Dik Rahmy yang begitu menggairahkan,aku menjadi kianterangsang.Aku segera menurunkan celana training beserta celana dalamku,sehingga mencuatlah batang penisku yang besar dan panjang serta tegak mengeras kemerah-merahan.Perlahan-lahan kedua kaki Dik Rahmy kutarik melebar, sehingga kedua pahanya terpentang. Kedua lututku melebar di samping pinggul wanita berjilbab ini lantas tangan kananku menekan pada karpet, tepat di samping tangan Dik Rahmy, sehingga sekarang aku berada dalam posisi setengah merangkak di atas wanita ini.Tangan kiriku memegang batang ……penisku. Perlahan-lahan kepala penisku kuletakkan pada belahan bibir kemaluan Dik Rahmy yang telah basah itu. Kepala penisku yang besar itu kugosok-gosok dengan hati-hati pada bibir kemaluan wanita berjilbab ini. Terdengar suara erangan perlahan dari mulut Dik Rahmy dan badannya agak mengeliat, tapi matanya tetap tertutup. Akhirnya kutekan perlahan-lahan kepala kemaluanku membelah bibir kemaluan gadis muda berjilbab ini.

payudara besar akhwat (8)

Sekarang kepala kemaluanku terjepit di antara bibir kemaluan Dik Rahmy. Dari mulut wanita berjilbab ini tetap terdengar suara mendesis perlahan, akan tetapi badannya kelihatan mulai gelisah. Aku tidak mau mengambil resiko, sebelum Mbak Aan sadar, aku sudah harus memasukkan penisku ke dalam kemaluan gadis muda ini. Dengan bantuan tangan kiriku yang terus membimbing penisku, kutekanperlahan-lahan tapi pasti pinggulku ke bawah, sehingga kepala penisku mulai menerobos ke dalam lubang kemaluan wanita berjilbab ini. Kelihatan sejenak kedua paha Dik Rahmy bergerak melebar, seakan-akan menampung desakan penisku ke dalam lubang kemaluannya. Badannya tiba-tiba bergetar menggeliat dan kedua matanya mendadak terbuka, terbelalak bingung, memandangku yang sedang bertumpu di atasnya. Mulutnya terbuka seakan-akan siap untuk berteriak. Dengan cepat aku mencium bibir Dik Rahmy untuk mendekap mulutnya agar jangan berteriak. Karena gerakanku yang tiba-tiba itu, posisi berat badanku tidak dapat kujaga lagi, akibatnya seluruh berat pinggulku langsung menekan ke bawah, sehingga tidak dapat dicegah lagi penisku menerobos masuk ke dalam lubang kemaluan Dik Rahmy dengan cepat.

Badan Dik Rahmy tersentak ke atas dan kedua pahanya mencoba untuk dirapatkan, sedangkan kedua tangannya otomatis mendorong ke atas, menolak dadaku. Dari mulutnya keluar suara jeritan, tapi tertahan oleh bekapan bibirku yang melumat mulutnya. “Aauuhhmm.. aauuhhmm.. hhmm..!” desahnya tidak jelas.Kemudian badannya mengeliat-geliat dengan hebat dan meronta-ronta, kelihatan Dik Rahmy sangat kaget luar biasa melihatku tengah menyetubuhinya.Meskipun Dik Rahmy merontak-ronta hebat, akan tetapi bagian pinggulnya tidak dapat bergeser karena tertekan oleh pinggulku dengan rapat. Karena gerakan-gerakan wanita berjilbab ini dengan kedua kakinya yang meronta-ronta itu, penisku yang telah terbenam di dalam vagina Dik Rahmy terasa dipelintir-pelintir dan seakan-akan dipijit-pijit oleh otot-otot dalam vagina gadis muda ini. Hal ini menimbulkan kenikmatan yang sukar dilukiskan.

payudara besar akhwat (9)

Beberapa saat kemudian,rontaan Dik Rahmy yang hebat mulai melemah .Nafasnya memburu dengan mata yang menyorot tajam ke arahku penuh kemarahan dan kebencian.Wajah yang masih terbalut jilbab putih lebarnya itu kini merah padam,namun kemudian mata yang menyorot tajam itu terpejam,lantas air matapun mengalir deras dari kedua matanya membasahi jilbab putih yang masih membalut wajahnya.Aku tidak memperdulikan semua itu bahkan Aku justru mulai menggerakan penisku yang terjepit dalam kemaluan Dik Rahmy.Aku terus menggerak-gerakkan penisnya naik-turun perlahan di dalam liang kemaluan yang hangat itu.

“ret..ret..ret” demikian bunyi tempat tidurku mengiringi keluarmasuknya penisku di vagina Dik Rahmy. “Hmmmmm..hghh..hghh…hgghh” itulah suara yang muncul dari mulutnya yang kukulum, seirama dengan sentakan-sentakan penisku ke liang vaginanya.Liang itu berdenyut-denyut, seperti mau melumat kemaluannya. Rasanya nikmat sekali.Sembari terus menggerakan penisku naik turun,tanganku kembali menggerayangi payudara putih mulus yang sudah mengeras bertambah liat itu. Tanganku meremas perlahan, sambil sesekali dipijit-pijitnya bagian puting susu yang sudah mencuat ke atas. Aku melihat kian lama air mata Dik Rahmy menyusut bahkan kembali aku merasakan,wanita berjilbab ini mulai kembali terengah seperti sebelum tersadar dari pengaruh obat tidurku.

Dengan berdebaran melihat perubahan pada Dik Rahmy,aku melepaskan lumatan bibirku pada mulutnya dan aku nyaris terpekik,ketika aku melepaskan bibirku dari mulut Dik Rahmy.Tubuhku bergetar oleh birahi saat kudengar mulut Dik Rahmy merintih dan mengerang,..”mas..terusss maaass..’’’ membuatku kian liar menggerakan penisku naik turun pada kemaluan gadis muda ini.Tubuhnya tidak bisa menyembunyikan kenikmatan yang didapatnya.Bahkan semakin lama aku merasakan pinggul Dik Rahmy ikut bergoyang mengikuti gerakan penisku yang naik turun dalam jepitan kemaluannya.Semakin lama rintihan Dik Rahmy kian jalang dan tubuhnyapun menggelinjang merasakan nikmat yang lama tak didapatinya walaupun matanya masih terpejam.Dan akupun merasakan semakin nikmat luar biasa yang memelintir penisku dalam vagina gadis muda ini.

payudara besar akhwat (10)

Nafasku terengah disertai desahan kenikmatan di atas tubuh wanita berjilbab yang juga merintih dan menggelinjang jalang.Semakin lama aku semakin merasakan nikmat pada penisku sehingga beberapa menit kemudian aku merasakan hendak sampai ke puncak kenikmatanaku.Dengan sepenuh tenaga aku menekan pinggulku kuat-kuat sehingga ujung penisku menyentuh dasar kemaluan Dik Rahmy lalu dengan geram yang cukup keras aku menuntaskan kenikmatan luar biasa yang kurasakan saat penisku memuntahkan cairan hangat cukup banyak dalam liang kemaluan Dik Rahmy.Aku menggeram penuh kenikmatan ‘Ahhhhh..Dikkkk.Ahhhhhh..Enaaakk.” desahku sambil memeluk Dik Rahmy erat-erat.Beberapa saat aku orgasme sebelum akhirnya aku lunglai di atas tubuh wanita berjilbab ini.Nafasku terengah-engah letih namun aku merasakan kenikmatan yang luar biasa yang sulit terlukiskan.

Baru sekejap aku lunglai,aku tersentak ketika aku merasakan tubuh Dik Rahmy bergetar hebat,lantas tanpa aku duga tangannya memelukku kuat-kuat dan kedua pahanya melingkar memeluk pinggangku dengan ketat.Wanita berjilbab ini memekik kenikmatan ketika kurasakan penisku yang masih terjepit dalam kemaluannya terasa tersedot-sedot sebelum akhirnya terguyur cairan hangat yang membasahi batang penisku.”Ahhh..sssahhhh..ahhhh maasss.”pekik Dik Rahmy yang masih berbalut jilbabputih sambil memelukku tubuhku kuat-kuat.Rupanya wanita berjilbab ini telah sampai pada puncak kenikmatannya.Beberapa saat aku merasakan gadis muda berjilbab dalam orgasme hingga akhirnya kedua tangannya yang semula memelukku terkulai lemas dan kedua kakinya yang semula menjepit pinggangku kembali tergolek lemas.Aku pun segera mencabut kemaluanku dan terlentang di sebelah Dik Rahmy yang terpejam ……kenikmatan.

Beberapa saat suasana sunyi,hanya terdengar nafasku dan nafas Dik Rahmy yang berangsur normal.Namun beberapa saat kemudian aku dikagetkan oleh Dik Rahmy yang tiba-tiba menjerit histeris.Aku tergagap bangun dan kulihat wanita berjilbab ini duduk dengan menatapku penuh kebencian dan kemarahan,bibirnya terlihat gemetar dengan wajah yang merah padam.Tubuhnya pun terlihat menggigil hebat dengan nafas yang memburu menahan perasaannya yang berkecamuk.Aku mencoba tersenyum, namun tiba-tiba dia mengayunkan tangannya menampar pipiku cukup keras membuatku meringis.Tapi belum sempat aku berkata tiba-tiba Dik Rahmy telah bangkit lantas membenahi jilbab dan pakaiannya dan aku hanya mampu memendangnya ketika wanita berjilbab ini berlari keluar dari rumahku…

Sambil merebahkan diri diranjangku, aku melirik noda merah di sprei, “ masih perawan” pikirku. Tadi juga sudah ke cek kamera video yang ada, semuanya mengambil gambar dengan sangat bagus. Gambar-gambar itu akan kugunakan untuk mendesak Dik Rahmy membantuku memenuhi keinginanku selanjutnya : meniduri gadis berjilbab. Karena kebetulan Dik Rahmy adalah aktifis PKS yang tentunya mengenal cukup banyak gadis berjilbab…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s