VINA

Aku baru saja keluar dari kelas sore itu, matakuliah terakhirku hari ini. Kira-kira masih jam 16.30 saat itu namun gedung fakultasku sudah sangat sepi. Aku lelah sekali, matakuliahku benar-benar padat hari itu. Akhirnya aku beristirahat dan duduk dibangku panjang di sebelah selatan, aku malas untuk langsung turun ke bawah dari lantai 4 ini. Beberapa saat kemudian, aku dikagetkan dengan seseorang yang tiba-tiba keluar dari kelas didepanku. Ah, ternyata itu Vina, Dia adalah Mahasiswi  Filsafat semester 2 difakultasku. “Eh, Ada Bayu,Aku ikut duduk yah” sapanya padaku. “Iya gak papa,loh kok kamu belum pulang Vin?”tanyaku. “Iya nih, aku lagi males turun soalnya, nanti aja ah” jawabnya dengan kenesnya. Darahku berdesir duduk bersebelahan dengannya disaat kondisi lantai 4 fakultasku yang benar-benar sepi ini. Aku takjub dengan penampilannya saat itu, Tubuhnya langsing,dengan payudara yang cukup besar, kutaksir sekitar 34 B. Pinggulnya yang besar memperlihatkan seolah celana jeans ketatnya tak cukup menampung kedua bongkah pantatnya itu, ditambah dengan wajahnya yang cantik dan putih dibalut jilbab fasmina modisnya. Menambah keanggunan wanita berjilbab di depanku ini.

jilbab seksi - engga (2)

“Sibuk banget sih vin sama Hape-nya” tanyaku coba memecah keheningan. “ah, iya nih Bayu aku lagi sms-an sama Tiwi biar njemput aku” jawabnya lagi dengan kenesnya. Ah, kontolku jadi tegang dibuatnya. Aku teruskan mengobrol dengannya, ngalor-ngidul hingga akhirnya obrolan kami menyerempet hal-hal yang berbau seks “Hayooo..Bayu pernah ngapain sama Tiwii..”tanyanyan dengan senyumnya yang menggoda sambil mencubit-cubit perutku. Aku berusaha menghindar dan Vina malah tak sengaja memegang kontolku dari luar celana jeansku”iiih..apaan tuh, kok keras ya, hayoo Bayu ngaceng yaa”tuduhnya. Aku langsung panik “Ah, nggak kok vin nggak papa”. Aku terkejut dengan ucapannya barusan. “Udah ngaku aja Bayu gak papa kok, Vina tau kok Bayu dari tadi horny ngeliatin Vina.”Vina mulai menggodaku. Aku diam seribu bahasa, sejurus kemudian tiba-tiba Vina mencium bibirku, Ia juga meremas-remas kontolku dari luar celanaku. Karena memang akupun sudah horny, aku membalas ciuman ganas Vina dibibirku. Lidah kami saling beradu, aku tak mennyangka Vina yang ku kenal bisa begini binalnya dalam berciuman, aku bisa kehabisan nafas kalau begini.

jilbab seksi - engga (3)

Walau sudah dikuasai nafsu namun kesadaranku masih ada, aku berfikir ini bukan tempat yang tepat untuk bermesum ria dengan Vina, akhirnya sambil terus berciuman aku langsung mengajaknya masuk ke kelas tempat Vina keluar tadi, “R 4 K 15”. Akhirnya aku bisa aman bercinta dengan Si Jilbab Semok Vina ini. Kami pun melanjutkan ciuman kami, Aku mulai meremas Payudaranya dari luar Kemejanya. Sambil tetap berciuman aku mulai melepas satu persatu kancing kemejanya, terpampanglah payudara Vina yang masih terbungkus Bra bermotif polkadot warna hitam. Sangat kontras dengan kulitnya yang putih bersih. “Amhh..Amhh..Amhh..”, desah Vina tertahan dalam ciuman kami. “Bayu, aku buka celanamu ya”. Aku tak menjawab, Vina mulai membuka kancing celanaku kemudian tangannya menelusup ke dalam celana bokser-ku. Aku pun tak tinggal diam, aku menyuruh Vina tiduran dilantai kelas itu agar aku lebih leluasa, aku pun melepas bra yang menutupi payudaranya, terpampanglah dua buah payudara Vina yang putih bersih dengan puting kecoklatan yang sudah keras mengacung. Lantas aku pun menurunkan celanaku sampai lutut, dan melepas celana jeans ketat Vina sampai lutut juga. Vina pun menggenggam kontolku dan menggesek-gesekannya ke memeknya dari luar celana dalamnya yang sewarna dengan bra-nya. Aku melanjutkan kegiatanku dengan mengulum bibirnya dan memilin-milin putingnya yang sudah mengeras, Vina hanya bisa mendesah dan meracau tak karuan. “Ah Bayu enak banget, terus mainin susuku, ahhh..kontolmu enak Bayu..aaah..”Vina meracau saat kulepas ciumanku.

jilbab seksi - engga (7)

Aku pun berinisiatif untuk melakukan hal lain, Aku berjongkok dan melepas kontolku dari genggaman tangan Vina dan mengarahkannya ke belahan dada Vina, seakan mengerti Vina pun lantas mengatupan payudaranya dengan tangannya dan mulai menjepit erat kontolku, aku pun mulai memaju mundurkan kontolku dibelahan dadanya, ah terasa nikmat sekali. “Ah Bayuu terus Bayuu..enak banget sayang” Vina mendesah keenakan. Aku rasa cukup dengan yang ini, aku pun memainkan putingnya dengan kontolku,”Aaaah, teruss Bayuu..uuh enak” Vina mendesah lagi.

jilbab seksi - engga (4)

Lantas, aku mulai mengarahkan kontolku ke bibirnya, dan menggesek gesekannya dibibirnya yang basah dan mengkilap. Vina pun langsung melahap kontolku dan mengulumnya dengan ganas, aku hanya merem-melek keenakan dibuatnya. Kulumannya di kontolku semakin ganas saja, ia menjilati batang kontolku dari pangkal hingga pucuknya dan menjilati belahan dipucuk kontolku. Aku dibuat kelojotan oleh sepongannya. Aku merem-melek keenakan,”aaah..terus vin…seponganmu enak banget sayangg”..”aahm…eemmnak…khonmtolmu Bayuu..”. Setelah puas, aku berinisiatif untuk berganti posisi, aku mulai berbalik badan, dan mengarah ke memeknya .posisi 69 kurasa cukup cocok sekarang. Ku biarkan Vina menikmati kembali kontolku, ku lepas CDnya sampai lutut juga menyusul celana jeansnya yang sudah ku turunkan lebih dulu. Terpampanglah memeknya yang masih sempit dan berbulu tipis, aku mulai menjilati memeknya, tercium bau harum sabun kewanitaan. Gadis berjilbab memang pintar merawat kewanitaannya. Ku susuri belahan memeknya dan menjilati klitorisnya..”Ahh…enak Bayu..terus..iyaa enak disituu..aaah” Vina mendesah keenakan, “aaaah..aku udah gak tahan Bayuu cepetan masukin kontolmuu..”pinta Vina. Tak pikir panjang, aku langsung menghentikan aktivitasku dan melepas total celsna jeansnya dan CD nya sekaligus. Aku rentangkan pahanya dan ku arahkan kontolku ke selangkangannya. Ku gesekkan kontolku perlahan menyusuri belahan memeknya, perlahan aku tuntun kontolku masuk ke dalam liang kenikmatannya. Cukup sulit memasukkan kontolku ini kedalam memeknya, pelan-pelan dan dengan sekali hentak ku sodokkan kontolku ke dalam memeknya. “Aaah..pelan-pelan Bayu”. Kontolku pun amblas dalam liang kenikmatannya. Ku diamkan beberapa saat kontolku dalam memeknya, setelah kurasa Memeknya sudah mampu beradaptasi dengan kehadiran kontolku akupun mulai memaju mundurkan pinggulku dan mengocok memek Vina. “Aaaah..aaaah…terus Bayuu..enak banget..” Vina mulai mendesah lagi. Kupercepatan kocokan kontolku dimemeknya, kurasakan memeknya sudah benar-benar licin dan memudahkan kontolku menggenjot menggenjot memeknya.

jilbab seksi - engga (5)

Karena bosan dengan posisi missionaris ini, aku pun membalikkan tubuh Vina dan menyuruhnya untuk menunggingkan tubuhnya dan mengajaknya doggy-style, aku sempat terperangan sejenak melihat bongkahan pantatnya, begitu bulat menantang. “Bayuu..cepet masukin kontolmu lagi aku udah gak tahan”.Vina mulai merengek memintaku memasukkan kontolku ke liang kenikmatannya. Langsung saja aku memasukkan kembali kontolku ke sarangnya “bless”. Kontolku masuk sepenuhnya. “Aaaaaah..”Vina memekik, mendongakkan kepalanya menahan birahi. Aku pun memulai sodokan kontolku kembali ke memek  Vina. Hanya desahan yang keluar dari bibirnya, payudaranya yang menggantung tak kusis-siakan, sambil menggenjotnya dalam posisi ini aku mulai meremas-remas payudaranya. “Aaah..terus Bayu..aaah..enak banget..uuh…masukin kontolmu lebih dalam lagi” Vina meminta. Wajahnya yang masih dibalut jilbab fasminanya itu terlihat begitu pasrah. Aku makin bersemangat saja menggenjotnya.

jilbab seksi - engga (1)

Sepuluh menitan aku menggenjotnya dalam posisi ini hingga akhirnya Kontolku serasa diremas-remas oleh dinding vaginanya. Ternyata ia orgasme, cairan cintanya membanjiri kontolku yang masih keluar-masuk di vaginanya. Namun, karena jepitannya yang begitu membuatku tak tahan. Akhirnya aku menyusulnya, ku benamkan dalam-dalam kontolku dimemeknya. Menyemburlah spermaku yang membanjiri memeknya. Akupun ambruk diatas tubuhnya yang menelungkup. Vina tersenyum padaku. “Bayu, makasih banget. Kontolmu enak sayang.” Vina pun merubah posisinya, Ia mendekati selangkanganku dan kemudian menjilati kontolku yang belepotan sperma dan cairan orgasmenya hingga bersih. Benar-benar nikmat blowjob dari hijabers satu ini.

jilbab seksi - engga (6)

Kemudian, kami berbincang-bincang sejenak sambil mengenakkan pakaian kami. Kami sempat berciuman kembali sebelum keluar kelas. Ternyata diluar sudah ada Tiwi kawannya, dalam benakku aku berpikir apakah tiwi melihat persetubuhan ku dengan Vina sahabatnya itu. Ah, aku tak peduli. Aku, Vina dan tiwi kemudian sama-sama turun dari lantai 4 fakultas kami. Menuju ke parkiran. Sebelum berpisah, Vina mendekatiku, ia berbisik ke telingaku” Bayu, besok lagi yah. Aku ketagihan Kontolmu”. Aku hanya tersenyum mendengar permintaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s