UFAIROH

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (5)

Ufairoh  begitu kesal, dosen yang harus ditemuinya di kampus hari ini berhalangan hadir. Ia pun kembali pulang ke pesantren dimana dia menuntut ilmu agama sambil kuliah di Yogjakarta. Ufairoh Nurulhayah adalah seorang aktivis muslimah di kampusnya dia menjadi pengurus dalam HMMTP perkumpulan mahasiswa muslim di fakultasnya.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (6)

Meskipun Ufairoh adalah seorang aktivis muslimah, tapi jubah yang dia pakai tidak bisa menutupi kemolekan dan kemontokan tubuhnya terutama payudaranya yang montok dan besar itu. Sebenarnya semua ikhwan-ikhwan di sekitarnya juga sangat bernafsu ketika melihat gundukan kelenjar susu yang besar dan montok itu. Bukan tidak sadar, Ufairoh mengetahui jika Payudaranaya itu istimewa, sehingga dia tidak pernah menggunakan jilbab yang panjang untuk menutupinya, karena tanpa diketahui semua orang, Ufairoh adalah seorang pecandu seks, dan dia sangat binal.

*******

Sambil memainkan HP di dalam kamar, Ufairoh  begitu penasaran dengan apa yang terjadi di kantor HMMTP. Sebenarnya ia begitu ingin menonton langsung duel antara Ummu Nida dan Faizah, karena hasil duel tersebut akan menentukan kelanjutan hidupnya. Namun ia juga membenarkan nasihat Ummu Nida, kalau kehadirannya di sana bisa membuat Faizah melakukan hal yang tidak-tidak.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (12)

“Tokk, tok …” Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamar Ufairoh . Dalam kondisi setengah terkaget, ia yang masih mengenakan jilbab panjangnya langsung melompat dan setengah berlari ke arah pintu disaa sudah ada ina teman sekamarnya yang mengatakan jika ada seoran ikhwan mencarinya di luar .

Ufairoh  hanya membuka pagar itu sedikit, dan ternyata sudah ada Ardi yang berdiri di sana. Ia masih mengenakan baju koko berwarna putih dan celana panjang berwarna hitam, pakaian yang sama dengan yang dikenakannya ketika berjumpa denganya dikantor HMMTP . “Ada apa, Ardi? “

“ada keributan antara Faizah dan Ummu Nida di Sekretarian HMMTP, saya disuruh menjemput kamu untuk melerai mereka.,“

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (11)

Ufairoh yang memang terlibat dalam organisasi itu dan merasa bertanggung jawab pada mereka karena berdebat langsung bersiap-siap untuk ke kantor HMMTP di kampusnya

****

Sesampainya di sekerteriatan Ufairoh  pun langsung menuju ruangan rapat sementara Ardi mengikuti dari belakang. Walau masih tertutup jubah dan jilbab panjang, tubuh Ufairoh  yang seksi masih bisa terlihat jelas, apalagi payudaranya yang begitu montok dan menonjol. Hal inilah yang sejak lama menghantui pikiran Ardi . Karena itu begitu Ummu Nida menyuruhnya  menjemput Ufairoh  , ia langsung mengiyakan.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (13)

Di dalam ruangan, Ufairoh  langsung mencari berkas untuk membantu Ummu Nida di seantero ruangan. Ia bahkan sampai menungging untuk mencarinya di laci meja. Ketika ia berdiri, tiba-tiba sepasang tangan telah merangkul tubuhnya dari belakang. Rupanya Ardi sudah langsung berdiri di belakangnya dan memeluk tubuh akhwat cantik yang montok dan sintal ini. Mungkin karena tidak ada ruang gerak lagi akhirnya Ufairoh  pasrah dirinya dipeluk Ardi dari belakang. Selain itu Ufairoh  sendiri sering berkhayal untuk berdua dengan Ardi. Tercium bau wangi shampoo dari rambutnya. “Aduh dik Ufairoh , rambut kamu wangi,ya” sambil tangan Ardi meraih rambut Ufairoh  dengan memasukkan tangannya ke dalam jilbab panjang yang dikenakan akhwat cantik ini.” Ardi jangan, aku geli,,,” , “Emang dik Ufairoh  nggak pernah buat kayak gini?”,” Ngak pernah Abu, saya nggak pernah dipeluk…” ,”Aah masak?” Ardi lalu kembali memeluk perut Ufairoh dari belakang. Tampak dari cermin wajah akhwat cantik ini terkejut dan memerah. Waktu Ardi menaikan pelukan di Payudaranya, tangan akhwat cantik ini disilangkan ke depan Payudaranya.” Ardi, apaan sih aku malu,..” sambil dia berputar ke arah depan Ardi. Ardi melihat wajah Ufairoh  yang bersemu kemerahan, lalu dengan cepat Ardimempererat pelukan hingga wajah mereka mendekat, tidak lama bibirnya segera dilumat Ardi. Pertama lidah Ufairoh  begitu pasif, tangannya sudah memeluk badan Abu. Ardi merasakan badan akhwat cantik ini gemetar menyambut ciuman, detak jantung mereka seolah seirama. Saat bibir akhwat cantik ini terbuka Ardimemasukkan lidahnya. Ragu-ragu Ufairoh menyambut lidah Ardi. Libido Ufairoh terpacu dan gairah seksnya meninggi.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (1)

Perlahan tangan Ardi menyusuri punggungnya dan menarik resliting jubah khawat cantik ini ke bawah sampai ke ujung pantatnya. Ardimeraba naik turun dari pantat menuju ke perut. Perlahan kaitan bra Ufairoh  dibuka Ardi, dan Ardi langsung mengelus dan meremas-remas payudara biada Ufairoh yang besar dan menggoda itu, Ardi merasakan semakin diraba, nafas akhwat cantik ini menjadi berat dan pendek-pendek. “Ardii jangan, ardii…ah” rintihan yang keluar dari mulutnya ketika tangan Ardimulai menjamah ujung celana dalam yang di pantatnya, lidahnya semakin liar seiring tangan Ardi yang menuju gundukan pantatnya. “Ah…uh…Ardiaaa…”. Tangan Ardi meremas lembut gundukan pantat akhwat cantik ini, kakinya berjinjit naik seiring tekanan naik dari remasan tangan Abu. Kukunya mencengkram erat punggung Ardi. Ciuman Ardipindah menyusuri leher jenjang yang telah banjir dengan keringat dari Ufairoh  dengan memasukkan kepada di balik jilbab akhwat cantik dan sintal ini.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (15)

Perlahan ciuman Ardi turun sampai ke target utamanya yaitu payudara montok milik ufairoh yang putih dan kenyal, Ardi mencupang payudara putih itu, “ Eerrrrhh…ardiiiii.. haaah…” tubuhnya mengejan dan merapat ke tubuh Abu, saat tangan Ardi yang menjelajah punggung dan pantatnya telah turun ke belahan paha. Dengan sedikit sentakan kedua tangan Arditelah melorotkan celana dalam akhwat cantik ini. Tangan kanan Ardimembelai lipatan pantatnya dan merasakan anusnya yang lunak. “Uuh….., aku geli” tiap kali Ardi menyentuh anusnya. Ciuman Ardi telah meninggalkan cupang merah di leher dan di payudara akhwat cantiik ini, tangan Ardi meraba pundaknya dan berhasil menurunkan jubahnya ke samping hingga melorot ke Payudaranya yang montok dan masih kenceng ini, jubahnya ditahan oleh lekuk payudaranya. Bibir Ardi ikut turun ke Payudara montok akhwat cantik ini, bra yang telah terlepas melonggar dan memberikan kesempatan Ardiuntuk mengecup payudaranya.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (14)

Tampak puting yang kemerahan yang tidak pernah terjamah laki-laki, tangan Ardimenyusuri memutar kedua payudara, kecupan menjelajah di antara ketiak dan daerah sekitar payudara, tubuh Ufairoh  kian menyusup menahan kenikmatan,” Ardiiiii , aku geli aaaaah,,,” kedua tangannya merangkul dan menekan kepala Ardi ke payudaranya, nafasnya semakin memburu. Ardi menempelkan telinga ke Payudara montok akhwat cantik ini, detak jantung terdengar semakin kencang. Tiba-tiba Ardimembalikkan badannya menghadap ke cermin,merah padam wajahnya melihat tanggan Ardi telah memegang payudaranya, kedua putingnya ditaruh di antara jari-jari Ardi, kemudian secara cepat Ardi melucuti jubah yang separuh menutupi tubuh akhwat cantik ini berikut celana dalam dan branya. Ardi cepat membuka baju dan celananya sendiri. Ardi mendudukkan ufairoh ke pangkuannya, tangan kanan akhwat cantik ini diarahkan ke penisnya. Ufairoh  terkejut dan berusaha menarik tangannya, tapi Ardi buru-buru merapatkan badannya, “Pegang aja sayang, ok”, tubuhnya melemas waktu Ardi menarik puting Payudaranya dengan tangan kiri. “Och.., ardiii” lirihnya. Dengan jari Ardi memelintir puting yang masih kenceng itu. Tubuh Ufairoh  mengejan, punggungnya menempel ke Payudara Ardidan tangan kanannya meremas penis Ardidengan lembut. ”Enak dik Ufairoh ??”, “Aah…” . Cuma itu yang dia bisa jawab di antara puncak birahinya. Bibir Ardi tak henti-henti mengecup Payudara sebelah kanan  dan tangan Ardi aktif menarik puting payudara biadab kiri itu hingga badan akhwat cantik ini bergemetaran. Ardi memangku Ufairoh di atas paha, Ardi membuka ke dua paha akhwat semok nan binal ini hingga menampakkan jajaran jembutnya menghiasai bukit kemaluaanya. Ketika kepalanya diarahkah Ardi ke belakang, Ardi mencium bibirnya dengan lidah merekka saling membelit, kemudian tangan Ardi turun membelai helaian jembutnya. Tangan kiri Ardi yang aktif memilin puting payudara dan yang kanan membelai jembutnya. Suatu pemandangan yang eksotis.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (10)

Mengingat Ufairoh  adalah seorang akhwat cantik yang alim, sehari-hari memakai jilbab yang panjang dan jubah, hari ini semua lekuk-lekuk yang tertutup itu bisa dilihat dan dinikmati Ardi. Putingnya telah memerah karena ditarik dan dipilin Ardi, keringat deras mengalir di Payudara dan punggung akhwat cantik ini, tangannya tetap meremas-remas penis Ardi dengan lembut. Ketika tangan kanan Ardimulai turun dan menyusuri bukit kemaluannya, tubuhnya mulai menggeliat dan menggigil. Ardi mencari benda sebesar kacang di ujung bukitnya. Ketika Ardi mendapatkan lalu ditekan perlahan “Owwwuuuhhhhh….ardiii, kau apakan tubuhku ini ardiii?”, ”Rilex dik Ufairoh , enak bukan?”, ”Uuhhhhh,stttttss…….iyaahh hahh yaaah nikmaat, enaaakh…..” Ufairoh   hanya merancau sambil meremas penis Abu. Tangan Ardi kemudian mengusap ke klitoris akhwat cantik ini. ”Sssssssttttts, aaaah” ketika tangan Ardi menyapu klitorisnya. Perlahan tangan kiri Ardi turun menelusuri labia mayora. Ardi menarik salah satu labia mayora, digosok dengan jempol dan jari telunjuk. ”Ahhh….geli….”, teriaknya sambil kepalanya mendongak dan berusaha merapatkan kakinya tapi tertahan oleh kedua paha Ardi.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (2)

Nafasnya semakin tersenggal mana kala tangan kanan Ardi dengan gerakan vertikal menggosok lubang kencingnya dan klitorisnya. ”Akuuu…pingin pipis….”. “Pipis aja dek ufairoh Ngak usah ditahan”, Ardi mempercepat putaran tangan pada klitorisnya. ”Aah…ah….ah…..Ardiiii aku pipisssss”, kedua pahanya diangkat merapat di atas paha Abu. Ardi merasakan klitoris akhwat cantik ini berkedut-kedut dan cairan hangat meleleh dari sela pahanya yang turun membasahi paha Abu. Ardi melihat dari cermin di mana Payudaranya membusung dan kepalanya mendongak disertai hentakan badannya yang mengelinjang tidak karuan, seolah Ardi menyaksikan pemandangan yang luar biasa. Badannya kemudian melemas, Ardi menurunkan perlahan dari pahanya dan menidurkan akhwat cantik yang montok dan sintal ini di meja ruanga itu. Nafasnya masih memburu dan butiran keringat membasahi wajah dan tubuhnya. Ardimenurunkan ciumanku ke hidungnya, kedua pipinya trus dikulum bibirnya, lidah mereka kembali saling membelit. Ketika Ardi mengangkat kepalanya, kepala akhwat cantik ini juga juga terangkat seolah tidak mau melepas bibir Ardi. Ardi mengambil posisi di samping kanan Ufairoh , tangan kiri Ardi merangkul pundak akhwat cantik ini melewati lehernya dan mengelus payudara kiri. Perlahan bibir Ardi nida turun ke leher akhwat canetik ini dan tangan kanannya mengelus payudara dan putingnya. Berlahan lidah Ardi berputar di payudaranya kanan dan kiri bergantian sambil menyusuri wangi ketiak Ufairoh . Payudara Ufairoh  terangkat bergelinjang menahan geli, ketika lidah Ardi menelusuri bagian bawah payudara kembali tangannya menekan kepala Abu. “Dik Ufairoh boleh aku mencium putingmu?” wajah akhwat cantik ini memerah seketika, kemudian matanya terpejam dan menganggukan kepala. Ardi menyergap puting sebelah kiri yang sudah menonjol merah, menghisap lembut dan menjilat dalam mulutnya melingkar-lingkar. “AAah. Sssstttttt…….” tangan kanannya mengelus punggung Ardi dan tangan kirinya menekan kepala. Ardi merasakan keringat asin dari puting akhwat semok ini dan merasakan getaran tubuhnya yang menandakan kalau Ardi adalah lelaki pertama yang menyentuhnya. Tangan kiri Ardi aktif memilin puting yang lain, tangan kanan menarik punggungnya. Punggungnya telah dibsahi keringat, lembut punggungnya menandakan tidak pernah dijamah laki-laki. Kemudian bibir Ardi beralih ke puting kanan meninggalkan bekas gigitan di sekitar puting kirinya. “Ah…uh….” desahan yang keluar dari bibir Ufairoh  di saat putingnya tenggelam di bibir Ardi. Ardi menggigit lembut, menarik ke atas, Ufairoh  meremas-remas sprei sambil tangan kirinya menekan tengkuk Ardi. Sementara tangan kanan Ardi menggapai klitorisnya. Masih meleleh lendir licin keluar dari memek akhwat cantik ini, Ardi mengusap vaginanya dan menggunakan lendirnya untuk membasahi klitorisnya. Mata akhwat cantik ini kembali mendongak bergetar, hanya terlihat putih di kelopak matanya. Ardi menggigit puting kirinya dengan cepat. Kedua tangan Ardi melesat mengangkat pantatnya, terlihat warna pink di sekitar kemaluan hingga membangkitkan gairah Ardi. ”Ardi…. jangan…”, saat Ufairoh  melihat kepala Ardiberada di antara dua pahanya, dengan lembut Ardimenjilat klitorisnya, ”Aah….ardi…, jangan”, tubuhnya mengejan melengkung, kedua tangannya mencengkram sprei dan kepalanya kembali terdongak. Ardi mamasukkan ujung klitorisnya ke bibirnya sampai semua masuk ke bibir abu, Ardimenggigit pelan-plan. “Aah…aah…aduh…. …. aku ngilu” . Kedua paha akhwat cantik ini menjepit erat kepala Ardi.” Ardii….aku mau pipis lagi ardii” kepala Ardi tersanggkut.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (4)

Di paha Ardi air mani mengalir dari lubang pipisnya mengenai lidah. Waktu kececap rasanya seperti meminum bir pahit. Tampak lelehan lendir membasahi sprei di bawah pantat Ufairoh. Ardi mengamati wajahnya yang sudah mencapai orgasme, benar-benar menggetarkan, lalu Ardi membuka paha akhwat cantik itu dan menindih tubuhnya. Tiba-tiba ufairoh membuka matanya, “Ardi masukann masukaaan” kata ufairoh lirih ”Te..terimakasih abu, aku dari semula emang menganggumimu….makanya aku rela engkau jamah”. ”Terimah kasih, dik Ufairoh .

Memandang Ufairoh  yang sudah terserang birahi membuat Payudara Ardi seolah meledak, Ardi menaruh tangan di atas payudara akhwat cantik ini sementara tangan satunya membantu kontolnya untuk menggosok vagina Ufairoh . Perlahan kontol Ardimendesak masuk ke memek Ufairoh , perlahan namun pasti pahanya semakin dilebarkan. ”Abuuu..…trus….abuuu…..”, antara nafsu dan janji berlahan kata hati Ardimenguasai pikirannya. Ardimelambatkan gesekan mencabut ujung kontol dari memek Ufairoh , Ardi menghempaskan tubuh ke samping Ufairoh . Perlahan Ufairoh  membuka mata. ” Kenapa Ardi? Aku sudah hampir nyampe? Nggak enak?”,”Hah? Kenapa berhenti Ardi”. ” Aku juga sering mengagumi, dik Ufairoh ”.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (3)

Rangsangan jari Ardiini membuat Ufairoh  menggeleng-gelengkan kepala, tampak jilbab yang dikenakan menjadi longgar sehingga membuat rambutnya menyembul, tangan Ardi meraih puting susu akhwat cantik ini yang tampaknya dia semakin terangsang, dia menempatkan payudaranya tepat di mulut Ardidengan sekali gerakan k Ard imeraih puting kirinya, dengan bibir digigit pelan-pelan dan dikulum dengan buasnya. Perlahan tangan Ardi berpindah menarik punggungnya agar Payudara akhwat cantik ini dirapatkan ke Payudaranya, rasa hangat menerpa Payudara Ardi keringat mereka saling menyatu.

Ardi menempatkan kontol ke posisi vertikal. Ufairoh  kemudian mengesek naik turun kontol Ardi yang sudah berada tepat di belahan memeknya. Bibir Ardi menggigit lembut pundak akhwat cantik ini dan tangannya mengelus pantat bulatnya, Ardi menarik keluar sebagian labia mayoranya hingga menggesek kontolnya. Wajah horny Ufairoh  sungguh luar biasa, jilbabnya sudah melorot ke lehernya, matanya membeliak tiap kali jari Ardi menusuk-nusuk memeknya, tubuhnya beringsut mundur sehingga kepala kontol Ardi masuk ke dalam vaginanya yang telah banjir oleh lendir cintanya. Lidah mereka saling bertautan, nafas mereka semakin memburu. Kepala kontol Ardi tenggelam di gerbang vagina Ufairoh , tempo gesekan semakin cepat. Saat separuh batang Ardi hampir masuk ada suatu lapisan liat yang menghalangi, Ardi merasa itu adalah selaput daranya. Ardi melihat Ufairoh  tertunduk melihat kemaluannya dengan menggigit bibirnya. “ Miliki aku, Aardiii…”.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (9)

Kemudian dengan menarik nafas panjang Ufairoh  menaikkan tangannya di atas dada Ardi, dengan gerakkan sedikit melengkung dimasukkan seluruh batang kontol Ardihingga ke dasar vaginanya. ”bless…ach…ardiiiih, aku…..” tubuhnya langsung roboh ke tubuh Ardi. Ardi mengangkat pantat agar kontolnya tidak lepas dari vaginanya. Mereka terdiam sesaat, Ufairoh  mengangkat wajahnya yang dihiasi senyum walaupun ada air mata di sudut matanya.” Perih Ardi, sakit”, ”Iiya dek,nanti coba digesek pelan-pelan”. Perlahan Ufairoh  mulai menaikan pantatnya. ”Sssssshhhhhh……Ardii….”, kemudian tubuhnya diangkat ke atas dengan hanya bertumpu pada lututnya.” Coba jongkok ukhti Ufairoh , biar Ardi lihat”. Ufairoh  berjongkok dengan kontol Ardi yang masih tersarung di memeknya, Ardimelihat darah merah mengalir di sela-sela kontolnya. ”Sssshhhhtttt…ah…Ardii.. aku ngilu”, sambil mangangkat pantatnya. Ardi menahan pinggul akhwat yang sintal itu agar kontolnya tidak lepas dari vaginanya. “Ardi.. ardiiii…ardii…ouch” kontol Ardi keluar masuk dengan lancar, tiap kali ditarik vaginanya seolah ikut tertarik.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (8)

Rasanya kontol Ardi dipilin-pilin oleh memeknya diurut lubang peret dari perawan Ufairoh . Lubang yang sempit itu lama kelamaan semakin menjepit kontol Ardi seiring dengan makin terangsangnya Ufairoh . Lututnya kembali diturunkan, jembut mereka menyatu. Tangan Ardi aktif meremas dan memilin puting akhwat cantik ini. Gesekan yang dirasakan kontol Ardi keluar masuk vagina Ufairoh  semakin terasa ditambah denyut-denyut di dalam memeknya tiap kali Ufairoh  memasukkan kontol. Ardimengangkat pantat dan pinggul agar penetrasi semakin dalam.

” Ardi aku mau nyampe…”, “iya ukhti kita sama-sama, di dalam apa di luar?” Ufairoh  tidak menjawab ia hanya menggeram nikmat, Ardi juga merasakan ujung kenikmatannya akan keluar. “Ooch…ah…..uh…” nafasnya semakin pendek-pendek dan berat. ”Ukhty Ufairoh , Ardi juga mau nyampe” digigitnya bibirnya seolah menahan kenikmatan. Akhirnya tidak lama lahar Ardi sudah mendesak keluar. ” Ukhty ….. Ardi nyampe…….ah….” dengan kerasnya Ardimengangkat pantatnya, laharnya menyembur memenuhi lorongnya., Ufairoh  masih bergoyang di atas kontol abu.

sherly faraniva - jilbab manis payudara besar (7)

“Ardii…aku juga…..aaahhhh ” Tiga goyangan Ufairoh  mengejan di atas tubuh Abu, Ardi merasakan tubuh akhwat cantik ini melengkung dan kepalanya mendongak kemudian turun cepat ke dada abu, tangannya memeluk tubuh Ardi dan kukunya menancap di punggung abu, Dada mereka saling menempel hingga Ardi merasakan detak jantungnya yang cepat. Kontol Ardi serasa diurut-urut oleh vagina akhwat cantik ini, tangan Ardi memeluk tubuhnya erat, 10 detik dia terdiam diiringi helaan nafas yang memburu menyembur telinga abu. Setelah birahi melanda, keringat mereka saling melekat satu sama lain. Ardi membiarkan Ufairoh  beristirahat di atas tubuhnya, tak lama kemudian kontol Ardi mengecil dan keluar dari vaginanya, serasa lendir mereka meleleh turun mengalir di sela paha dan membasahi sprei.

Setelah merasakan Seks dengan orang yang dikagumi, maka Ufairoh lupa akan urusanya,  dan mereka melakukan itu lagi dan lagi, sampai mereka tak sanggup berdiri.

Beginilah hidup ufairoh nurulhaya, penuh seks, dia tak lagi peduli dengan yang lain kecuali seks, dan semua masturbasinya selama ini terbayar dengan kontol asli milik Ardi.

5 thoughts on “UFAIROH

  1. .(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
    «´ Thanks sOb rOoMnyA ¨`»
    ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s