AYU

Perkenalkan namaku Muhlis, aku adalah seorang pria yang dari segala sisi yang bisa dilihat sangat pas – pasan. Baik dari segi dompet apalagi tampang. Namun kemampuanku untuk berkomunikasi membuat aku mudah untuk memiliki banyak teman dekat, termasuk teman wanita. Apalagi aku ini orang yang sangat suka bercanda. Katanya, wanita paling suka dengan pria yang suka bercanda. Mungkin itulah banyak wanita yang mau dekat denganku meski dengan kondisiku yang aku jelaskan di atas.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (1) Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (6)

Aku sekarang sedang tinggal di sebuah Kota di pulau jawa. Aku mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studiku di jenjang strata 1. Aku berkesempatan untuk kuliah di salah satu PTN terbesar di negeri ini. Di kota ini aku tinggal di kost, jauh dari pengawasan orang tuaku. Mungkin hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya cerita ini. Petualanganku bersama beberapa wanita yang berteman atau berpacaran denganku.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (2)

Pada suatu hari, di akhir semester pertama aku kuliah, aku kedatangan tamu dari kota sebelah. Dia bernama Ayu, dia adalah teman sekelasku waktu SMA dulu, walaupun dulu aku tak terlalu akrab dengannya. Karena pada dasarnya dia sangat pendiam. DIa cantik, kaya, sehingga aku cukup segan padanya. Tapi beberapa bulan yang lalu, di awal dunia perkuliahan, tiba – tiba dia mengirim pesan padaku. Pada saat itu ia meminta tolong aku untuk mengerjakan tugas kuliahnya, karena kebetulan tugas itu memang sesuai dengan bidang yang aku pelajari di universitasku. Dia kuliah di kampus kesehatan di kota sebelah kota dimana aku tinggal. Pada saat itu ia nampak panik, karena tugas itu harus dikumpulkan malam itu juga. Aku ingat, bahkan ia sempat menelponku untuk meminta bantuan. Aku menyanggupinya, karena memang tugas itu tidak terlalu susah, toh aku sedang tidak ada kerja.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (3)

Dalam waktu sejam aku sudah berhasil menyelesaikan tugas tersebut. Aku mengirimkan tugas itu padanya, agar dia bisa mengecek sebelum dikirim. Katanya itu sudah cukup bagus. Ia kembali menelponku untuk mengucapkan terima kasih. Mulai dari situlah komunikasiku dengannya terbangun. Sering berkirim pesan, hingga saling telfon. Hingga kami sepakat untuk bertemu. Awalnya aku mengunjungi kampusnya. Aku bertemu dia disana. Kemudian ia mengajakku ke asramanya. Ya, dia di asrama, sehingga aku tak bisa mengajaknya jalan – jalan karena akan sangat tanggung. Akhirnya kami hanya ngobrol di ruang tamu asramanya. Tapi itu cukup membuat aku dan dia menjadi lebih akrab.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (4)

Kemudian di suatu hari, di akhir semester pertama, dia berencana datang ke kampusku. Katanya ia pengen melihat kampusku. Aku bersedia untuk mengajaknya berkeliling kampusku itu. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk datang di akhir minggu. Ia datang naik bis, aku menjemputnya di halte. Aku menunggu disana, di atas sepeda motorku. Aku melihat beberapa bis datang bergantian. Tapi Ayu tak kunjung muncul di pandanganku. Hingga akhirnya bis keempat datang, dan di halte aku melihat sesosok gadis kecil dan sangat cantik. Bibirnya merah sensual, dengan berbalut baju lengan panjang warna putih dan rok warna hitam. Dikepalanya terlilit jilbab senada dengan warna bajunya. Sangat cantik. Dari dulu aku sangat suka melihat bibirnya. Sangat sensual.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (5)

Dia menengok – nengok mencariku. Saat ia berusaha menelponku, aku sudah tiba dengan motorku di depannya. “silahkan tuan putri”kataku sambil tersenyum padanya. “eh kamu”katanya membalas senyumku dengan senyuman yang sangat manis. Kemudian ia memboncengku. Aku mulai melajukan sepeda motorku. Suasana sedikit canggung, karena walaupun dulu sekelas, baru pertama kalinya aku jalan berdua dengannya seperti ini. Hingga akhirnya aku memecahkan suasana “Mau makan dulu nggak?, aku punya tempat yang harus kamu coba disini”kataku menawarinya. “emmm boleh, aku laper, kamu traktir kan? Hehe” balasnya. Aku tersenyum lalu menjawab “tentu saja, hari ini full service untukmu”. Dia tertawa lalu memukul manja pundakku. Aku tersenyum, lalu mengarahkan motor ke tempat makan yang aku maksud.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (6)

Selesai makan, dia nampak sangat menyukai tempat itu. Selain tempatnya rapid an nyaman, masakannya juga sangat enak katanya. “Sekarang mau kemana?”tanyaku. “terserah kamu, katanya mau ngajak aku keliling kampusmu?” balasnya. “hmmm masih jam 5 sore, akan lebih bagus kalau kita keliling habis magrib nanti”jawabku. “baiklah, lalu kemana?”tanyanya. “ayo ke kosku saja. Kamu harus mandi juga kan?, biar gak bau hehe”ledekku. Dia mencubitku sambil tersenyum manis. Lalu aku mengarahkan motorku ke kosku.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (7)

Habis magrib, aku mulai keliling kampus dengannya. Aku menjelaskan satu per satu gedung yang ada disana. Dia merasa cukup senang, apalagi pemandangan lampu di kampusku cukup menawan di malam hari. “aku lelah, kita istirahat dulu yuk. Kamu pasti pengen foto – foto kan?” tanyaku sambil tersenyum. Dia mengangguk. Aku membelokkan motorku ke tempat yang sangat strategis, tempat itu memnag menjadi spot favorit untuk foto – foto. Biasanya ramai setiap malam, tapi entah kenapa malam itu cuman ada aku dan Ayu disana. Memang kebetulan hari itu mendung cukup tebal menggantung di langit kotaku. Aku mulai menawarinya berfoto. Awalnya dia bergaya sendiri, hingga kemudian dia mengajakku foto bersama. Aku menyanggupinya dengan malu – malu. Hingga tanpa sengaja, ketika berpose foto, pipiku dengan pipinya berdempetan. Aku rasa dia tidak menyadarinya, tapi aku jadi salah tingkah karenanya. “Sudah ah capek foto – foto mulu, sini kamu, ayo ngobrol”katanya menarik tanganku untuk duduk disampingnya.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (8)

Kami ngobrol tentang banyak hal, hingga tanpa aku sadari tanganku sudah menggenggam erat tangannya. Tangan kiriku mulai membelai kepalanya yang bersandar di pundakku. Elusanku turun kepipinya, sangat lembut kulit pipinya itu. “Kamu cantik banget Yu”kataku berbisik. Dia menoleh ke arahku, aku mengecup pipinya. Dia terdiam. Kemudian memejamkan matanya, aku tau yang dia maksud. Aku mendekatkan wajahku, lalu mulai mencium hidungnya. Lalu mulai turun ke bibirnya. Awalnya hanya menempelkan bibirku ke bibirnya saja, karena aku ragu. Tapi kemudian dia menganggukkan kepala, dan menurutku itu pertanda bahwa yang aku lakukan benar. AKu mulai melumat bibirnya yang aku kagumi sejak dulu. “emhh.. emhh.. slurp”suara lidah kami saat mulai bertautan di rongga mulutnya. Dia mendesah desah, menikmati setiap sapuan lidahku. Kemudian dia melepas ciumannya. “Aku ganti posisi, aku mau menghadapmu dulu” katanya lalu bergeser menghadapku. Kemudian dia menyorongkan bibirnya lagi. Aku melumat bibirnya lagi. Aku sangat bernafus, hingga tubuhku seperti mendorong tubuhnya. Dia menjaga tubuhnya dengan meletakkan tangannya ke belakang sebagai penyangga tubuh, aku terus mendekatkan tubuhku. Aku memeluknya, mengelus elus punggungnya. Kakiku sudah mengangkangi kedua kakinya yang terbujur lurus.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (9)

Dalam posisi ini aku merasa sangat bernafsu. Tanganku terus bergerak dipunggungnya sampai akhirnya aku beranikan untuk meraih tangannya, sehingga kini aku menindih tubuhnya yang mungil. Tangannya beralih memeluk leherku, sementara tanganku berpindah kedepan. Aku ingin menyentuh susunya, walaupun aku masih ragu. Aku penasaran, dulu aku lihat dari seragam SMAnya dia memiliki susu yang kecil sesuai dengan ukuran badannya, sehingga aku juga tidak terlalu berminat untuk menjamahnya. Tapi lama kelamaan aku mulai tak bisa menahan laju tanganku, dengan sedikit ragu aku mulai mengelus susunya dari luar baju. Ia kaget, membuka matanya yang sedari tadi tertutup. Aku pun menarik tanganku takut ia marah.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (10)

Ta;pi diluar dugaanku, justru tangannya meraih tanganku untuk menjamah dadanya. Aku mulai meremasnya, dan aku merasa benda yang aku genggam tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. Aku cukup kaget dibuatnya. Lalu aku lepas ciumannya. “kenapa?” katanya sedikit kecewa. “Besar sekali, aku kira dulu waktu SMA punyamu tak sebesar ini Yu?” tanyaku sambil meraba dadanya. Wajahnya bersemu merah karena malu.”aku juga tak tahu, tapi kamu suka yang besar kan?” katanya memancing. Aku mengangguk semangat.”yaudah lanjutin, aku masih pengen kamu cium”katanya. “Hemmm ayu, jangan disini, tempat ini sangat terbuka. Kita ke kosku aja”kataku menawari.Dia mengangguk. Kami merapikan pakaian lalu menuju sepeda motor untuk pulang ke kosku. Kali ini dia membonceng dengan tanpa ragu menempelkan dadanya di punggungku.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (11)

Sesampainya di kamar kostku, aku menyuruhnya untuk berganti kaos dulu karena sedari tadi ia memakai kemeja yang tentu saja sangat gerah. Setelah dia berganti pakaian, aku masuk kamar. “Lagi yuk”kataku.”Sini dong”katanya sambil terlentang di Kasur kecilku. Aku segera menyusulnya, menindih tubuhnya lalu menciumi bibirnya. “ahh.. ahh.. ssshhh” desahnya saat aku mulai meremasi susunya. “Aku buka bajumu ya Yu”tanyaku. “jangan muklis, nanti kita kebablasan. Kamu tidak puas pegng dari luar?” tanyanya. Aku bisa mengerti. Walau sedikit kecewa akhirnya aku melanjutkan remasanku. “Aku buka BHku saja dulu. Nanti kamu raba dari dalam kaos. Aku gak mau kamu lihat, aku malu”katanya. Aku setuju, lalu membalikkan badan. Beberapa menit berselang, sebuah BH terlempar kedepanku. Aku membalikkan badanku lalu melihat dadanya. Aku bisa melihat putingnya, karena kebetulan kaos yang ia gunakan cukup tipis. “Tunggu apa muklis?”katanya. Aku menyergapnya, memasukkan tanganku ke dalam kaosnya. Aku memainkan daging kenyal yang cukup mantap ditanganku. Aku memainkan tanganku pada ujung putingnya. Membuat Ayu mendesah desah.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (12)

“ahhh muklisssshhh shhh ohhh geli”desahnya. Aku menciumi pipinya, seluruh wajahnya, juga telinganya yang tertutup jilbab. Aku menyibakkan jilbabnya, lalu mulai membuka cupangan di leher putihnya.”Aku suka muhlis, terussshh”desahnya. Tanpa aku dan dia sadari, kedua tanganku yang bersemangat main di susunya membuat kaosnya tersingkap hingga atas. “Ayu, aku terlanjur melihat dadamu”kataku tersenyum. “kamu jahat nih, curang’katanya cemberut.”Lepas aja ya?”kataku. Dia mengangguk. Lalu dia melepas kaosnya. Dia juga berusaha melepas jilbabnya, tapi aku larang. Aku lebih suka dia menggunakan jilbab. Sekarang dia tak menggunakan kaos, dadanya terpampang jelas di mataku.Aku bengong melihatnya. “Kenapa bengong?”katanya sambil menutupi dadanya dengan kedua tangan. “Aku masih tak menyangka, sekarang bisa sebesar ini” kataku terpana. Tanganku mulai mengalihkan tangannya. Memainkan susunya dengan gemas. Aku mendekatkan bibirku, mulai mengulum putting susunya. “enggghhh geli sayang”katanya menggeliat saat aku hisap putting susunya. Aku memainkan susunya tanpa henti. Hingga tanpa aku sadari, tangannya bergerak ke arah selakanganku. Memegang kontolku dari luar celana. “Aku mau lihat ini boleh?” katanya. “Tentu saja, lepas saja celanaku “kataku sambil berdiri.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (15)

Ia berjongkok dan membuka celana sekaligus celana dalamku. Kontolku langsung menyembul memukul bibirnya. “Besar”katanya kaget. “69 yuk Yu”kataku. “apa itu?” katanya tak mengerti. “Kamu jilati burungku, aku jilati punyamu”jawabku menjelaskan. “Apa gak jijik?”tanyanya ragu. “kita coba aja”kataku. Dia mengangguk. AKu mulai melepas rok panjang beserta cela dalamnya, aku terpana melihat memeknya. Sangat sempit. Aku menciumnya. “auhh geli”katanya. “aku tiduran, kamu naik di atasku, tapi badanmu terbalik. Punyamu tepat di mukaku”kataku memberi penjelasan. Dia mengangguk. Aku mulai menjilati memeknya. Sangat aneh rasanya, tapi aku suka. “enggghhh ahhh terus sayang”katanya. Aku berusaha mencari klitorisnya dengan lidahku, tanganku meremasi pantatnya. “Mukhlis.,,, nikmat ahhh” desahnya lagi saat aku menemukan klitorisnya. “Ayu, kamu juga mainin burungku dong biar aku juga enak” kataku protes. Dia menggenggam burungku penuh ragu, dia mencium kepala penisku. Kemudian menjilatnya. “emuuut sayang”kataku tak tahan lagi. Dia membuka mulutnya lalu memasukkan kontolku dan mulai mengulumnya. Aku sangat menikmati karena ini pengalaman pertamaku. 15 menit lamanya kami saling menjilat dengan posisi itu.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (13)

“Muklis, aku mau keluarrr ahhhh ahhh”katanya berteriak. “Aku juga sayang, hisap terus”kataku. Beberapa detik kemudian, “ahhhhh muklisshhhh ahhhh geli”katanya dan disusul cairan yang keluar dari memeknya. Sementara kontolku belum terpuaskan oleh lidahnya. “Ayu aku belum keluar”kataku padanya. “baiklah, lakukan sesukamu, asal jangan kamu masukin. Aku masih perawan”katanya. Aku kemudian membuka selakangannya. “jangan masukin muklis, pliss”katanya mengiba. “aku gesek gesek aja sayang sampai keluar”kataku, aku mulai menggesek kontolku yang tegang ke memeknya. Sambil mulutku memainkan payudaranya. “ahhh… shhh,, ahh ohh”hanya itu yang terdengar dari mulutku. Aku tak tahan lagi, aku ingin memasukkannya tapi masih ragu. Tapi nafsuku benar – benar sudah sangat tinggi. Kepala kontolku mulai menyeruak. Dia terbelalak. Aku memandang matanya penuh ketenangan. Untuk mendapatkan kepercayaannya. AKhirnya ia mengangguk, aku tahu dia mulai terpancing birahi.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (14)

AKu mulai memasukkan kontolku. Sangat sulit karena memeknya sangatlah sempit. “pelan sayang,, perihh,, uhh”katanya. AKu memaju mundurkan kontolku. Hingga akhirnya aku merasa ada yang menahan. Aku yakin itu selaput daranya. Aku memaksanya masuk, dengan satu hentakan keras. “ahhh sakittt ahhh….”katanya menahan perih. AKu mendiamkan kontolku didalam memeknya. AKu melihat nafasnya mulai ngos – ngosan. Kemudian aku menindihnya, memeluknya dan menciumi wajahnya agar dia tenang. Tanganku bermain di putting susunya yang mungil. Aku mulai mengayun pinggulku. “ahhh,, terus,, ahh”desahnya di telingaku. “ahhh ayuu… nikmat banget… ahh..” desahku menahan nikmat. “Muklis, burungmu mentok ohh uhh” sahutnya. “Ayu, ini pengalaman pertamaku. Dan aku beruntung mendapatkan pengalaman seks pertama dengan kamu. Cantik, badan kamu bagus” aku memujinya sambil terus memainkan pinggulku. Kakinya mengait di punggungku, tangannya merangkul leherku, sementara bibirku terus ia lumat. Bibirku berpindah ke puttingnya. Sangat romantic, percintaan di kamar kost ini.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (17)

Desahan kami bersahutan, tapi aku sangat menyukai suara desahan ayu. Sangat sensual. “ahhh muhlis, hampir sampai,,, goyang yang kenceng sayang”katanya sambil mencakar punggungku. Ia menggoyangkan pinggulnya mengimbangi goyanganku. “ahhh muklis aku keluaarrr.. ahhh ahhh”katanya disusul orgasme yang sangat dasyat. Aku menghentikan goyanganku memberi ia kesempatan bernafas. “mau lagi?” tanyanya. “tentu, aku belum keluar. Balikkan badanmu sayang, nungging lah”kataku memberi aba aba. Dia menuruti, ia menunggingkan badannya.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (19)

Aku mengambil posisi, merabu memeknya lalu menancapkan kontolku disana. “ahh muklis ini nikmat sekali”katanya sambil meraih tanganku untuk memainkan payudaranya yang bergelantungan. Tentu saja aku sangat menyukainya. Aku memompanya dengan kencang. Sampai akhirnya aku tak tahan lagi, “aku akan keluar ayu”kataku. “Cabut sayang, jangan didalem”katanya. “ahhh aku terus mengocok kontolku sampai akhirnya aku mencabutnya dan crot crot crot, spermaku melebur ke punggungnya. Aku tersungkur menindihnya dari belakang. Tanganku masih memainkan puttingnya. “nikmat sekali muklis”katanya. “Tubuhmu sempurna Yu”kataku membalasnya.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (18)

Kami beristirahat setelah pertempuran itu, walaupun semalaman itu aku terus bermain dengan tubuhnya. Aku mengajarinya berbagai macam gaya seks dan dia sangat menyukainya. Hingga kami berdua tertidur di kamar kostku.

Pagi harinya aku mendengar suara sesenggukan, aku melihat ayu menangis. “kamu menyesal?” tanyaku. “sedikit. Tapi aku juga menikmatinya. Dan ini sudah terlanjur. Kamu sangat pandai membuatku senang Muklis. Termasuk dengan kejantananmu”jawabnya. “lalu bagaimana?” kataku bingung harus berkata apa. “tidak usah kau fikirkan, ini salah kita berdua. Akupun sangat menikmatinya semalam. Sekarang antarkan aku ke kotaku, aku masih ingin memelukmu walau di motor. Nanti aku akan sering kesini lagi. Kita main lagi. Katanya tersenyum. Aku membalas senyumnya.

Zunda ayu afifah jilbab cantik murah (20)

 Akhirnya aku mengantarkannya ke asrama, dan dia memelukku di sepanjang perjalanan di atas motorku. Dan hari hari setelahnya dia lebih sering menghubungiku. Tentu saja, sesuai janjinya ia akan mengunjungiku lagi untuk bermain denganku lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s